Langkah Langkah Mencegah Nutritional Stunting

  • 27/10/2020
  • Humas

Langkah-Langkah Mencegah Nutritional Stunting

Narasumber: Dr. Julius Anzar, Sp.A(K)-  RSMH Palembang

 

 Apakah anak bisa diprediksi akan menjadi stunting? Anak bisa di prediksi akan menjadi stunting dengan mengukur panjang badan / tinggi badan berkala sejak lahir. Setiap anak mempunyai potensi tinggi badan tertentu di usia tertentu. Potensi ini bisa ditentukan.

 

1. ukur panjang badan/tinggi badan berkala agar tahu posisi apakah mendekati stunting atau sudah terjadi stunting.

 

2. pemberian nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan tinggi badan, Nutrisi tidak adekuat merupakan  satu dari banyak penyebab stunting. Fokus pada 1000 hari kritis pertama sejak dalam kandungan sampai pada ulang tahunnya yang kedua adalah sangat penting.

 

Meningkatkan praktek pemberian ASI secara optimal adalah kunci untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat. Inisiasi dini dan ASI eksklusif selama 6 bulan dapat melindungi dari infeksi saluran cerna.

 

Di antara intervensi paling efekstif untuk mencegah stunting selama masa pemberian makanan tambahan adalah meningkatkan kualitas diet anak. bukti menunjukkan bahwa diet makanan yang semakin beragam dan konsumsi makanan dari protein hewani berhubungan dengan peningkatan pertumbuhan linear.

 

3. jaga kesehatan secara kesuruhan

Untuk mengurangi stunting membutuhkan intervensi nutrisi secara langsung. Misalnya, ketersediaan makanan yang berkualitas dan kemampuan membeli makanan kaya nutrisi akan berdampak pada kemampuan suatu keluarga untuk menyediaan diet makanan yang sehat dan mencegah stunting anak.

 

Peran pemerintah sebagai pembuat program dan kebijakan, yaitu: meningkatkan identifikasi, pengukuran, dan pemahaman terhadap stunting; Memberlakukan kebijakan yang dapat menguatkan intervensi peningkatan gizi dan kesehatan ibu sejak masa remaja; menerapkan intervensi untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif dan praktek pemberian makanan tambahan; Memperkuat intervensi dalam masyarakat, termasuk air, sanitasi, dan kebersihan untuk mencegah dan melindungi terjadinya diare, malaria, kecacingan, dan infeksi subklinis lainnya pada anak.(*/Sh)

 

Referensi:

World Health Organization (WHO). 2014.WHA Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief.


Komentar

Tinggalkan Komentar